Tampilkan postingan dengan label CURAHAN EMOSI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CURAHAN EMOSI. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 April 2011

Jangan salahkan aku jika aku membencimu. Bukan bermaksud tidak menerima kekuranganmu, hanya saja aku telah bosan ketika kau mengulangi kesalahan yang sama dan mengkambinghitamkan kekurangan itu. Berapa kali kau berjanji tidak akan melakukannya lagi? Aku bukan alarm yang setiap kali berbunyi mengingatkan kesadaranmu. Aku juga bukan tong sampah tempat kau membuang semua janji yang pernah kau ucapkan. Aku hanyalah saksi seribu janji yang teringkari.
Demi cintaku padamu kawan, mungkin ada baiknya aku yang menjauh darimu.
Sebab aku belum mampu menumpulkan duri-duri tajam beracun yang tertanam pada diriku, dan aku tak mau duri-duri itu melukaimu.
Kau terlalu indah untuk dilukai. Demi keutuhan pertemanan yag telah lama terjalin, biarkan aku yang mundur pelan-pelan dari duniamu. Biarlah waktu yang menghapus aku dari sejarah hidupmu.



dariku : teman tak terbatas waktu.

Selasa, 19 April 2011

Dulu kuanggap kau sibuk dan belum punya waktu untukku.
Dan bodohnya aku baru menyadari bahwa tak ada sedetik pun waktumu tersisa untukku.
Seperti sebuah barang, kau hanya menganggapku ada ketika kau butuh, kemudian bak kacang lupa di kulit, kau lupakan aku seolah aku tak pernah ada.
Tapi tak apa kawan, paling tidak ketika kau telah sukses, aku akan turut bahagia dan aku bangga pernah mengenalmu.

Senin, 18 April 2011

Berhati-hatilah ketika kau akan melakukan sesuatu. Jangan sampai apa yang kau perbuat menimbulkan kerugian bagi dirimu sendiri dan orang lain

Minggu, 17 April 2011

AKU, DENGAN SEGALA KEKURANGANKU

Kawan, tak apa jika kau berlari mengejar cita-citamu. Tapi aku, dengan segala keterbatasanku, hanya mampu merangkak demi teraihnya cita-citaku. Tak apa jika kau telah mencapai bulan, sedang aku masih di kerak bumi. Bukankah tiap-tiap kita dikaruniai kemampuan yang tak sama? Inilah aku dengan segala kekuranganku. Aku tak diberi kehebatan yang kau miliki. Tapi aku diberi keyakinan hati, bahwa aku mampu untuk meraih mimpiku selagi aku mau.

Sabtu, 16 April 2011

KAU ATAU AKU

Kau tak perlu peduli akan kesibukanku saat ini. Yang harus kau lakukan adalah diam, dan perhatikan saja segala kelakuanku. Kemudian lihatlah siapa yang akan berhasil diantara kita, kau atau aku. Jika kau, maka akan kuucapkan selamat, karena keberuntungan menghampirimu. Jika aku, maka aku akan katakan pada dunia, bahwa inilah hasil dari jerih payahku.

Rabu, 13 April 2011

KITA TAK PERNAH BENAR-BENAR TAHU

Aku pernah merasa bahwa aku mengetahui isi hati seseorang secara keseluruhan. Tetapi kemudian aku sadar, bahwa apa yang aku ketahui tentang dia, hanyalah sekelumit  cerita yang bisa dilihat secara kasat mata. Aku, kau, kalian, dan mereka tidak akan pernah benar-benar mengetahui apa yang ada di dalam hati seseorang. Hati adalah lubuk terdalam dan terkelam. Tak ada orang yang mau membiarkan orang lain mengorek seluruh rahasia yang terkandung di rahimnya. Ada sesuatu yang boleh diketahui dan tidak boleh diketahui oleh orang lain. Ada rahasia yang hanya boleh diketahui oleh yang satu, tetapi tidak boleh diketahui oleh orang lain.

Selasa, 12 April 2011

MAAF........................

Aku tak ingat entah berapa kali selama hidupku aku meminta maaf dan mengulangi kesalahan yang sama esoknya. Aku sadar sepenuhnya bahwa aku adalah manusia yang jauh sekali dari sempurna. "SEMPURNA" hanya milik ALLAH. Mana mungkin aku bisa meraihnya? Namun aku akan selalu berusaha untuk menjadi, melakukan dan memberikan yang terbaik. Untuk semua makhluk terindah yang pernah ALLAH hadirkan bagiku,,,"SEMUA ( keluarga, saudara, sahabat, teman )" untuk yang ke sekian kalinya..........maafkanlah aku atas segala khilafku. Aku akan selalu meminta maaf selama ALLAH masih memberi kesempatan padaku untuk melakukan itu.

APA DAYAKU.....KARNA AKU PEREMPUAN.

Sering  kuberpikir jika aku menjadi lelaki. Memiliki cara berbeda dengan perempuan dalam mengatasi masalah. Tak ada air mata, duka, dan lara. Punya cara berbeda untuk urusan cinta, keluarga, dan tanggung jawab. Tapi apa dayaku karna aku perempuan. Menjadi lelaki hanyalah harapan ketika aku merasa kesal untuk alasan tertentu karena aku tercipta sebagai perempuan. Tanpa mengurangi rasa syukurku, setidaknya aku berharap bisa menjadi laki -laki dalam menyelesaikan masalah. Aku letih karna tak ada masalah yang bisa kuselesaikan tanpa menghadirkan air mata. Aku ingin seperti abang dan bapakku, tak pernah kulihat air mengalir dari kedua matanya. Aku tak pernah melihat mereka menangis. Aku memiliki orang-orang tegar di sekitarku. Tapi kenapa aku tak bisa setegar itu. Dan aku tak mengerti tentang semua ini.

Minggu, 27 Maret 2011

AKU DAN BENCI

Tuhan,
mengapa aku punya hati jika hanya untuk tersakiti.tanpa bisa menyakiti.
mengapa aku tak jadi "MANUSIA TANPA HATI NURANI". dengan begitu aku akan berlaku semauku.
tanpa peduli mereka akan benci aku.dengan begitu aku telah berdiri di duniaku sendiri.
tak ada nurani. hanya aku dan benci.